Keindahan Mempesona Air Terjun Tumpak Sewu Atau Coban Sewu, Niagara Ala Indonesia
Warga lokal juga menyebut Grojogan Sewu dengan nama Coban Sewu. Grojogan dan coban bermakna sama, air terjun. Sedangkan sewu berarti seribu. Di Jawa, kata sewu sering dipakai untuk mewakili sesuatu yang berjumlah sangat banyak. Bisa ditebak sendiri, latar belakang pemberian nama air terjun ini tentu saja karena tingginya curah air terjun.
Kabupaten Malang maupun Lumajang memiliki banyak wisata mempesona. Air Terjun Tumpak Sewu adalah salah satunya. Destinasi yang juga biasa disebut Coban Sewu atau Grojogan Sewu ini menjulang megah dengan ketinggian mencapai 120 meter.
Membentang Bagai Tirai Niagara
Bentuk air terjun ini cukup menarik, beda dari destinasi sejenis. Aliran airnya melebar seperti tirai dan sedikit melingkar mirip Niagara di Amerika Serikat dan Kanada. Inilah yang membuat objek wisata Malang ini masuk air terjun tipe tiered.
Mudah Dicapai dari Malang
Tumpak Sewu berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang. Airnya mengalir di sebuah lembah curam dan terbentuk dari sungai yang berhulu di Gunung Semeru. yang berhulu di Gunung Semeru. Keindahannya benar-benar luar biasa dan pantang dilewatkan.
Teman Traveler bisa mencapai destinasi ini dari arah Malang maupun Lumajang. Jika berangkat dari Malang, kalian bisa mengambil rute Bululawang - Dampit - Tirtomoyo - Pronojiwo – perbatasan Lumajang dan Malang. Begitu sampai di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, pintu masuk Air Terjun Tumpak Sewu bakal terlihat dari tepi jalan.
Perjalanan Menuju Air Terjun
Setelah memarkir kendaran, berikutnya Teman Traveler harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Setelah kurang lebih sepuluh menit bergerak, kalian sudah bisa melihat eloknya Tumpak Sewu dari ketinggian. Alirannya tampak melingkar, keindahannya begitu mirip dengan Niagara.
Jika masih kurang puas, Teman Traveler bisa menuruni bukit untuk melihat keindahan air terjun dari bawah. Perjalanan ini akan memakan waktu kurang lebih empat puluh menit berjalan kaki. Tapi hati-hati Teman Traveler, sebab jalur yang akan dilewati cukup menantang. Sebaiknya kenakan sepatu dengan bagian alas tidak licin.
Usai menuruni bukit, Teman Traveler masih harus menyusuri sungai. Tenang saja, beberapa peralatan penunjang keamanan telah disediakan pengelola.
Selain menikmati keindahan sekitar, perjuangan menuju bagian bawah air terjun juga jadi pengalaman menarik tersendiri. Namun yang terpenting, jangan lupa perhitungkan faktor cuaca. Jika awan terlihat mendung, sebaiknya urungkan niat untuk turun. Hujan bisa membuat perjalanan lebih sulit dan beresiko.
Setelah melewati perjuangan menuruni bukit dan menyeberang sungai, pengunjung bisa merasakan langsung segar dan indahnya Coban Sewu dari bawah. Teman Traveler bisa melihat beragam aliran air, mulai dari coklat hingga jernih. Semua berpadu apik membentuk pemandangan luar biasa.
Itulah sedikit gambaran mengenai indahnya Air Terjun Tumpak Sewu, Niagara ala Indonesia yang bisa ditemukan di Lumajang, Jawa Timur. Bagaimana Teman Traveler, ada yang berniat mengunjungi tempat ini suatu saat nanti?
Comments
Post a Comment