Fakta Dibalik Lawang Sewu, Wisata Bangunan Bersejarah di Semarang

pict: @befvirzha/ig

Travelingg0 - Kalau kamu ke Kota Semarang, jangan lupa untuk mengunjungi salah satu wisata di kota ini , yakni Lawang Sewu. 
Lawang Sewu adalah gedung bersejarah yang dulu merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Bangunan ini dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein.

Namun sekarang, Lawang Sewu sudah berubah menjadi tempat wisata sejarah. Berikut ini beberapa sejarah Lawang Sewu yang harus kamu ketahui!

1. Asal Usul Nama "Lawang Sewu"
pict: @shofia.rhy/ig

Di awal pembangunannya, bangunan ini bernama Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij. Sedangkan dalam bahasa Jawa, Lawang Sewu artinya seribu pintu.
Namun faktanya Lawang Sewu tidak benar-benar memiliki seribu pintu melainkan hanya memiliki 429 pintu. Tapi sama seperti kebanyakan gedung Belanda lainnya, Lawang Sewu memiliki banyak jendela besar yang jika dilihat dari jauh akan terlihat seperti pintu. Dan itulah alasannya kenapa orang-orang menyebut gedung ini sebagai "Lawang Sewu".

2. Dulunya, Lawang Sewu Merupakan Kantor Kereta Api
pict: Dedy Dwitagama

Setelah kemerdekaan bangunana ini dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) sekarang dikenal dengan nama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

3. Saksi Bisu Pertempuran Melawan Pasukan Jepang
pict: @novemlawatala/ig

Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa pertempura lima hari di Semarang (14 Oktober - 19 Oktober 1945). Bangunan ini menjadi medan pertempuran antara pemuda Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) dengan tentara Kempetai dan Kidobutai.

4. Memikiki Penjara Bawah Tanah
pict: @fahrulzuli/ig

Lawang Sewu juga memiliki sisi kelam yang jauh dari kesan sebuah perkantoran. Selain lantai satu dan dua berfungsi sebagai perkantoran, Bangunan ini juga beralih menjadi penjara paling kejam pada masa penjajahan Jepang. Lantai tiga berupa loteng dan ruang bawah tanah yang berfungsi sebagai penjara bagi para tahanan di masa penjajahan. Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang, ruang bawah tanah dan loteng ini menjadi penjara paling kejam bagi orang Netherland. 

5. Kini, Lawang Sewu Berubah Menjadi Tempat Wisata
pict: PesonaWisata

Sempat dinobatkan sebagai bangunan paling angker, kini Lawang Sewu sudah tampil beda. Setelah selesai direnovasi dan selesai pada tahun 2011, Lawang Sewu berumah menjadi tempat wisata. Tidak ada lagi ruangan gelap yang ada hanyalah bangunan indah peninggalan belanda yang kaya akan sejarah.

6. Spot Foto yang Instagramable
pict: EdwinSetaAji

Di sini kamu bukan hanya bisa belajar sejarah tapi juga berburu spot foto keren ala-ala Eropa. Jadi gak perlu liburan jauh-jauh ke Eropa ya!

6. Waktu Untuk Berkunjung ke Lawang Sewu

Jika kamu ingin berkunjung dan melihat keindahan bangunan ini, kamu bisa datang dari pukul 07.00 pagi sampai pukul 21.00 malam. Untuk tiket masuk, pengunjung hanya perlu membayar Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 bagi anak-anak. Jika ingin menjelajahi ruang bawah tanah, kamu harus menyewa tour guide dengan membayar biaya tambahan sebesar Rp30.000.


Nah, itu dia beberapa sejarah Lawang Sewu secara singkat yang harus kamu ketahui. Gimana? Mau berkunjung ke Lawang Sewu?


By: firdaaruh~

Comments